PROFIL

SMP PIUS PEMALANG

GAMBARAN UMUM

1. Latar belakang :

SMP Pius Pemalang adalah berawal dari SMP Bakti Mulia yang dikelola Keuskupan Purwokerto, yang pada tahun 1974 diserahkan kepengelolaanya kepada Yayasan Pius dibawah Tarekat Suster PBHK. Sejak tahun 1974 itulah keberadaan SMP Pius Pemalang yang berkembang sampai sekarang ini.

Dalam perkembangannya SMP Pius Pemalang sejak tahun 1974 di kelola oleh Yayasan Pius,  karena Peraturan Yayasan yang dikeluarkan oleh Pemerintah, maka berdirilah Yayasan Asti Dharma yang selanjutnya mengelola sekolah-sekolah milik Suster PBHK .

Sekolah yang dikelola Yayasan Asti Dharma meliputi empat cabang yaitu, cabang Jakarta, cabang Bogor, Cabang Ambon dan Cabang Tegal. Cabang Tegal meliputi 6 kota yaitu: Cilacap, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Tegal dan Pemalang. SMP Pius Pemalang masuk dalam pengelolaan Yayasan Asti Dharma Cabang Tegal.

2.   Keadaan sosial ekonomi :

Latar belakang ekonomi orang tua siswa pada umumnya dari keadaan sosial ekonomi menengah kebawah, bahkan sebagian besar dari orang tua yang kurang mampu.

3.  Asal siswa :

siswa SMP Pius 30 % berasal dari SD Pius Pemalang, dan yang 70 % berasal dari SD Negeri diwilayah Kabupaten Pemalang. Tahun 2009/2010 jumlah siswa keseluruhan adalah 331 siswa, dengan rincian berdasarkan agama : 53 (16%) siswa beragama  Katolik, 85 (25,70%) siswa beragama Kristen,   1 (0,2 %) siswa beragama Budha  dan sisanya 192 (58 %) siswa beragama Islam.

4.  Tingkat Kelulusan :

4 (empat) tahun terakhir menunjukkan adanya peningkatan, tahun 2005/2006 tingkat kelulusannya 84,5 %, tahun 2006/2007 tingkat kelulusannya 99,34 % , tahun 2007/2008 tingkat kelulusannya 100 %. Dan tahun 2008/2009 tingkat kelulusannya 100 %

5.  Keadaan guru,

karena keterbatasan dana maka Yayasan belum bisa memenuhi rasio kebutuhan guru yang bisa diangkat sebagai guru tetap yayasan. Menurut status kepegawaian  guru terdiri dari : 2 guru DPK, 2 guru GTY ,8 guru CGTY dan 9 guru honorer. Menurut latar belakang pendidikannya, 15 yang sudah Sarjana, 4 guru  D3 ,  1 guru D2  dan 1 guru SMOA. Berdasarkan Agama, 13 guru beragama Katolik, 3 guru beragama Kristen dan 5 guru beragama Islam.

6.   Fasilitas Fisik :

  • Laboratorium IPA,
  • Ruang Kesenian,
  • Ruang Ketrampilan,
  • Panggung Kesenian,
  • Ruang Perpustakaan,
  • Laboratorium Komputer dengan 1 siswa 1 komputer
  • 6 ruang kelas yang sedang dalam penyelesaian pembangunannya.

7.   Lingkungan sekolah,

SMP tetangga yang berdekatan  ada 4 sekolah, yaitu SMP N 2 , SMP N 4 , SMP N 7 dan SMP Veteran RI, sedangkan SD yang berdekatan ada 4 sekolah terdiri 3 SD Negeri dan 1 SD Pius. SMP Pius berada dalam wilayah Kecamatan Pemalang dimana dalam Kecamatan Pemalang tersebut ada 8 SMP Negeri, 1 MTs Negeri, 1 MTs Swasta dan 12 SMP Swasta.

8.  Prestasi :

Dalam pemilihan siswa berprestasi pada setiap tahunnya SMP Pius tidak pernah absen dari tahun ketahun selama ini mendapat Juara I siswa berprestasi untuk putri. Setiap lomba untuk memperebutkan kejuaraan baik kesenian maupun olah raga selalu menperoleh salah satu nomor dari 5 besar. Bahkan tahun 2003 pernah meraih Juara I Tingkat Propinsi Jawa Tengah dalam Lomba Rumpun Mapel Kebahasaan.

9.  Dukungan masyarakat,

selama ini masyarakat menilai bahwa SMP Pius Pemalang adalah satu-satunya SMP swasta yang terbaik di Kabupaten Pemalang. Hal ini masyarakat menilai bahwa disamping prestasi yang diperoleh tetapi masyarakat menilai bahwa SMP Pius Pemalang merupakan sekolah yang mengedepankan ketertiban dan kedisiplinan. Karena prestasi, tertib dan disiplin itulah masyarakat memberi kepercayaan dengan menyekolahkan putra  putrinya di SMP Pius Pemalang. Tetapi masih terbatas pada orang tua yang alumni SMP Pius, bagi yang bukan alumni SMP Pius/Bakti Mulia, masih enggan memasukkan anak-anaknya ke SMP Pius Pemalang.

10. Dukungan Gereja,

partisipasi siswa-siswi katolik dalam gereja cukup dirasakan,  ini terlihat dalam hal pelayan Ekaristi (Misdinar) didominasi oleh siswa-siswi katolik SMP Pius. Sebagian besar guru/karyawan yang katolik menjadi pengurus Dewan Paroki. Segala kegiatan gereja pasti melibatkan SMP Pius,baik masalah ketenagaan maupun sarana dan prasarana. Contoh nyata bahwa pada hari Sabtu-Minggu tanggal 25-26 Oktober 2008 Paroki Gereja Santo Lukas Pemalang ketempatan sebagai penyelenggara pertemuan Orang Muda Katolik (OMK) dari Paroki  se-Dekenat Utara dan pelaksanaannya diselenggarakan di kompleks SMP Pius Pemalang.

11. Karakter khusus; :

Visi SMP Pius Pemalang berbunyi : Pribadi yang utuh, matang, seimbang dan berkualitas dalam kasih persaudaraan. Berangkat dari visi tersebut makan SMP Pius Pemalang menekankan pada pelaksanaan Budi Pekerti siwa-siswanya. Program untuk mewujudkan terdepan dalam budi pekerti adalah, dilaksanakannya budaya antri untuk jabat tangan bagi siswa-siswi pada pagi hari ketika jam pertama masuk sekolah dan jam terakhir ketika akan pulang sekolah, serta berjabat tangan kapan saja dimana saja bila bertemu dengan orang yang lebih tua.Dengan berjabat tangan sekaligus membudayakan 3 S yaitu senyum, salam dan sapa.

Selain itu  stempel yang telah diberikan oleh masyarakat bahwa SMP Pius Pemalang adalah sekolah yang tertib dan disiplin tetap dipertahankan bahkan senantiasa untuk ditingkatkan dan ditumbuh kembangkan.

GAMBARAN SEKOLAH YANG DIINGINKAN.

Berangkat dari persoalan yang dihadapi, tentu yang urgen adalah bagaimana sekolah mampu mengatasi persoalan tersebut sehingga keberadaan sekolah menjadi eksis, menjadi sekolah yang dicari, menjadi sekolah pilihan pertama bagi siswa-siswa lulusan SD di Kabupaten Pemalang. Dalam hal ini yang segera dapat dilakukan adalah :

  1. Mengadakan  latihan tentang pembelajaran menggunakan IT
  2. Tahun 2010/1011, untuk mepel IPA dan Matematika pembelajarannya secara Bilingual.
  3. Menambah  Laptop dan LCD untuk pembelajaran di kelas.
  • Strategi yang dilakukan :

adalah menciptakan hubungan yang harmonis antar semua warga sekolah seiring dengan meningkatnya tanggung jawab, sehingga tercipta KBM yang efektif guna menuju kualitas SDM yang ditandai dengan kemampuan guru menggunakan alat teknologi yang pada gilirannya akan menhasilkan rata-rata nilai UN siswa yang selalu meningkat dibarengi dengan terwujutnya sikap budi pekerti yang luhur .

  • Upaya-upaya yang sedang dilakukan :
  1. Pertemuan keluarga guru dan karyawan dalam rangka mewujudkan hubungan yang harmonis.
  2. Membuat jejaring di semua lini dalam upaya  bekerja sama dan mencari bantuan guna meningkatkan pembelajaran dan pengelolaan sekolah.
  3. Pada hari tertentu dan jam tertentu secara terjadwal  guru dan karyawan  belajar bahasa Inggris, menggunakan bahasa Jawa dan belajar komputer.

——————ooooo——————–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s